Cantiknya Pantai Pulisan Likupang


IMG_0038

Pantai Pulisan: Ekskul Jurnalistik & Fotografi Losnito

Lagi asyik melukis dengan cahaya indahnya Pantai Pulisan, tiba-tiba ada seorang menegur saya dari belakang.

“Dan (Komandan maksudnya), ada biaya sewa berteduh di sini. Maaf torang nyanda kase tahu lebe dulu soalnya torang sementara ibadah di gereja” ucap seorang laki-laki berkulit agak hitam berbicara dalam logat bahasa Manadonya. Tubuhnya  yang pendek,  membuat ia agak sedikit mendongak ke atas saat bercakap dengan saya.

“Berapa dang?” “Seratus ribu” “Oke, sebentar kita bayar neh”. Noel, demikian nama lelaki keturunan Sanger, melanjutkan pembicaraannya dengan menawarkan jasa perahu ke pantai sebelah yang konon ada goanya. “Per kepala lima puluh ribu” bujuknya.

Noel berbalik ke warung dan saya panggil koordinator rombongan untuk menanggapi tawaran dan biaya sewa tempat yang menyatu dengan Noel punya warung. Ramainya pengunjung di hari Minggu, membawa berkah bagi penduduk setempat. Tak heran penduduk setempat, yang rata-rata nelayan, menawarkan berbagai jasa untuk mendukung pariwisata di pantai ini.

Matahari mulai terasa menyengat di kulit. Karena itu sejak datang kami memanfaatkan warung milik pak Noel untuk berteduh dan sekaligus menjadi tempat kumpul rombongan kami selama menikmati indahnya pasir putih Pulisan (Minggu, 15/11/2015). Landskap pantai Pulisan ini indah dan berdekatan dengan Taman Nasional Tangkoko dan gunung Dua Bersaudara terlihat jelas dari pantai. Banyaknya perahu yang berlabuh, menandakan mata pencaharian penduduk setempat adalah nelayan. Bahwa perahunya disewakan kepada wisatawan, itu keuntungan tersendiri.

Berangkat dari Tomohon sekitar jam setengah delapan. Tiba di Pantai Pulisan sekitar jam sepuluh. Untuk menuju ke Pulisan, kami harus melewati ring road Citraland, terus menuju ke pertigaan Air Madidi lalu mengarah ke Likupang Barat (38 km). Setibanya di pertigaan kami belok ke kanan yang bisa tembus ke Bitung. Sedangkan kalau tidak belok, jalan itu bisa sampai ke pelabuhan Likupang atau Serei yang biasa digunakan untuk menyebrang ke pulau Lihaga, atau pulau Gangga.

Di Likupang Barat, ada tiga pantai yang saling berdekatan. Yaitu, pantai Surabaya, pantai Pulisan dan pantai Paal. Konon yang lebih dahulu menjadi perbincangan di media sosial adalah Pantai Paal. Semua pantai berada di wilayah administratif Kabupaten Minahasa Utara. Dulu pantai ini “dibiarkan” namun karena kesadaran wisata dan swadaya masyarakat setempat, mereka lalu menbuka jalan baru untuk mempermudah akses kendaraan ke pantai. Sejak itulah, pantai Paal dan Pulisan, menjadi terkenal dan ramai dikunjungi wisatawan.

Kini oleh Dinas Pariwisata Minahasa Utara, ke tiga pantai itu menjadi destinasi wisata yang masuk dalam daftar target untuk peningkatan perekonomian rakyat melalui program kunjungan wisatawan ke Sulut yang dikemas dalam istilah, Visit Year Sulut 2016, Marjo Ka Manado. “Objek Wisata Sulut itu memiliki banyak pilihan, seperti wisata budaya, wisata religius, wisata alam, wisata kuliner dan wisata bahari” ujar Pejabat Gubenur Sulut, Soni Soemarsono awal Oktober ini.

IMG_9850

Indahnya Pantai Pulisan, Minahasa Utara

Kendati akses jalan menuju pantai Pulisan masih berbatuan, namun bus pariwisata yang membawa kami bisa tembus hingga parkiran pantai. Butuh ekstra hati-hati memang, karena jalan berbatuan dan berlubang. Biaya karcis masuk ke pantai untuk kendaraan sejenis Avanza dikenai Rp. 15.000,- untuk bus pariwisata dua kali lipatnya.

“Pengunjung kira-kira berapa kalau hari Minggu seperti sekarang?” tanya saya pada seorang nelayan yang sedang menjaga perahunya. “Bisa mencapai seribu orang, tapi kalau hari biasa hanya ratusan” kisahnya.

Pantai Pulisan ramai dikunjungi wisatawan lokal. Daya tarik pantai ini selain pasir putih di sepanjang pantai juga warna air laut yang jernih biru tosca. Tak heran menjadi spot fotografi yang cantik. Berenang menjadi pilihan utama selain berbagai aktifitas bahari yang tak kalah serunya bagi rombongan. Banana boat, renang dengan ban dalam, naik perahu, snorkling, bahkan tersedia diving (tapi harus booking dulu).  Saya sempat melihat ada pengunjung yang membawa ATV hilir mudik di pingggir pantai. Sayang ATV itu tidak disewakan.

Di sekitar pantai yang memiliki panjang pantai sekitar 1,5 km, penduduk membuka warung yang sekaligus untuk berteduh sehingga tak usah kuatir untuk mencari makan dan minum. Mereka sangat ramah melayani para pengunjung yang membutuhkan perahu atau dukungan untuk wahana permainan di laut.

Salah satu dari peseta rombongan, dikubur oleh teman-temannya dengan menggali lebih dahulu pasir lalu disuruh tidur. Spontan teman lainnya hanya dengan tangan masing-masing mulai menguburnya. Sekujur tubuhnya dalam waktu tak lama sudah terkubur dengan menyisakan bagian kepalanya. Permainan itu menjadi tontonan seru bagi yang lain. Bahkan secara kreatif balutan pasir putih pada tubuhnya, dibuat mirip ikan duyung. Seru. Setelah difoto, yang dikubur terus lari ke laut untuk bilas diri. Ini salah satu aktifitas yang bisa dibuat di pantai pasir putih Pulisan.

IMG_9848.JPG

Laut dan kami, Melaut atau Menyanyi

Pantai Pulisan atau pantai Paal di Likupang Barat ini, bisa menjadi daftar kunjungan anda berwisata ke Manado selain ke Bunaken, Pasir Timbul, pulau Siladen, atau pulau Lihaga.

Puas bermain air laut di pantai Pulisan, kami melanjutkan perjalanan untuk berwisata belanja di salah satu mall terbesar di Manado. Pukul enam sore kami pulang ke rumah.

 

“Marjo ka Manado”. Visit Year Sulut 2016.

Salam wisata.

About jejakperahu

Menjaga keseimbangan atau harmonisasi antara alam, bangunan dan spiritual merupakan obsesi saya. Obsesi ini sama dengan upaya pembinaan dan pembangunan karakter manusia yang mengutamakan keselarasan antara emosi, moral dan spiritual.

Posted on 7 March 2016, in Jalan-jalan, travel, Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: